Lima (5) tepat pengunaan pestisida

Berikut ini akan saya uraikan ringkasan berkaitan dengan 5 tepat pengunaan pestisida, namun sebelum itu saya mejelaskan dulu pengertian dari pestisida. Apa itu pestisida, Pestisida adalah bahan yang di gunakan untuk megendalikan, menolak atau membasmi organisme penganggu tumbubuhan. Pestisida berasal dari dua kata yaitu pest (hama) dan cide (pembasmi). Pestisida terdiri dari berbagai jenis dan merek dagangnya masing-masing. Pestisida bisa di peroleh dari racikan bahan-bahan alami seperti dedaunan, yang dikenal dengan pestisida nabati, kemudian pestisida sintetik sebagai hasil olahan dari kombinasi bahan kimia yang di buat di pabrik atau lebih dikenal dengan pestisida kimia. 
Dalam pegaplikasian pestisida pada tanaman untuk mempunyai hasil yang efektif maka adabaiknya harus kita ikuti 5 tepat pengunaan pestisida berikut ini:
1. Tepat dosis
Ketepatan dosis merupakan salah satu anjuran penting dalam pengunaan pestisida. Setiap pestisida sintetik atau pestidida kimia mempunyai label pada kemasan, label tersebut merupakan acuan dosis yang harus di ikuti dalam setiap pegaplikasian. Dosis yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tanaman sasara dan lingkungan.
2. Tepat cara
Cara pegaplikasian setiap pestisida baik itu, fungisida, isektisida, herbisida,dan rodentisida harus megikuti prosedur yang sesuai. Cara yang umum di gunakan adalah dengan melarutkan pestisida dalam air, di aduk dan dimasukan dalam tangki semprot.
3. Tepat Waktu
Waktu yang tepat untuk melakukan pegaplikasian pestisida pada umumnya adalah pada pagi dibawah pukul 09.00 dan sere hari diatas pukul 15.00, pegaplikasian tidak boleh dilakukan pada siang hari disaat sengatan matagari sangat panas, kemudian tidak boleh pada saat hujan.
4. Tepat Sasaran
Pengunaan pestisida yang di aplikasikan pada tanaman hsrus sesuai dengan sasaran yang kita tuju. Untuk seranga hama yang di gunakan adalah isektisida, untuk gulma yang di gunakan adalah herbidida, untuk jamur patogen penyebab penyakit yang digunakan adalah fungisida, untuk bakteri patogen penyebab penyakit yang digunakan  adalah bakterisida, untuk nematoda yang di gunakan adalah nematisida, dan untuk hama dari golongan mamalia seperti tikus yang di gunakan adalah rodentisida. 
5. Tepat guna
Pengunaan pestisida pada umumnya di larutkan dalam air. Tetapi ada juga yang berupa butiran yang kita aplikasikan dengan cara di sebar atau di taburkan pada tanaman. Contoh yang dapat di sebar seperti nematisida jenis furadan untuk mematikan nematoda.

Jadi diatas uraian singkat dari saya berkaitan dengan 5 tepat pengunaan pestisida. Semoga bermanfaat dan dapat membantu para sobat tani sekalian.

Komentar